Nama : Windy Lestari
Npm : 173214086
Semester : VII O Akuntansi
REVIEW JURNAL INTERNASIONAL
|
Judul |
Memastikan Stabilitas Keuangan Perusahaan Berdasarkan Pengalaman Internasional Dalam Pembuatan Peta Risiko, Pengendalian Internal Dan Audit |
|
Penulis |
1. N.G. Vovchenko 2. M.G. Holina 3. A.S. Orobinskiy 4. R.A Sichev |
|
Fenomena masalah |
Stabilitas keuangan suatu perusahaan dapat mengalami penurunan jika tidak dilakukan manajemen risiko yang baik serta adanya pengendalian internal guna mengontrol atau mengawasi segala kegiatan yang terjadi. |
|
Tujuan penelitian |
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui manajemen risiko dan pengendalian internal atas dasar informasi manajerial berkualitas tinggi yang memungkinkan perusahaan dapat meningkatkan stabilitas keuangan secara baik. |
|
Hipotesis |
H1 : Diperlukan adanya penambahan instrumen manajemen risiko untuk memastikan stabilitas keuangan. H2 : Adanya hubungan yang signifikan antara pengendalian internal dan audit dalam meningkatkan stabilitas keuangan |
|
Teori yang mendukung |
Menurut para ahli manajemen risiko menyajikan instrumentarium metode informasi yang menggabungkan prestasi di bidang matematika, teori probabilitas, statistik, ekonomi, dan teori manajemen (Granaturov, 2010; Krichevsky, 2012; Rykhtikova, 2010; Thalassinos et al., 2010; 2013; 2015; Boldeanu dan Tache, 2016; Hes dan Jílková, 2016). Program manajemen risiko modern mengintegrasikan metode identifikasi dan deskripsi risiko, penilaian risiko secara kualitatif dan kuantitatif, pilihan strategi manajemen risiko dan pemantauannya. Perusahaan Rusia menggunakan berbeda metode dan instrumen untuk manajemen risiko: pekerjaan berdasarkan pembayaran di muka, kondisi khusus dalam kontrak, asuransi dan banyak lainnya. Pada saat yang sama, prosedur pengendalian internal terpadu untuk setiap jenis risiko harus dikembangkan untuk implementasi pendekatan terintegrasi untuk manajemen risiko (Thalassinos et al., 2010). Dengan demikian informasi manajerial merupakan ciri khas dari sistem manajemen risiko yang diimplementasikan melalui proses bisnis yang berkaitan dengan identifikasi risiko perkembangan perusahaan. Pengerjaan risiko diaktualisasikan melalui interaksi sistem perusahaan dan kontraktor atas dasar terciptanya sistem hubungan keuangan yang stabil antara perusahaan, pelanggan dan kontraktor. Prasyarat utama pembentukan model stabilitas keuangan perusahaan adalah ketentuan metodologis bahwa kondisi dan tujuan utama pengembangan perusahaan sebagai sistem hubungan kontraktor yang saling berhubungan adalah akumulasi informasi manajerial, serta instrumen yang efektif untuk pengolahan dan pengelolanya.(Toynbee, 1999). |
|
Jenis Penelitian |
Penelitian Kualitatif |
|
Jenis populasi |
Seluruh perusahaan di Rusia |
|
Sampel |
- 50 Perusahaan yang di analisis selama penelitian - 35% manajer perusahaan Distrik Federal Selatan 2015-2016 |
|
Metode sampling |
Melakukan penelitian dengan metode identifikasi dan deskripsi kualitatif dan kuantitatif |
|
Variabel dan indikator |
Penurunan keuangan dan ekonomi perusahaan di Rusia |
|
Teknik pengumpulan data |
- Survei manajer perusahaan - Penelitian eksekutif perusahaan |
|
Teknik analisis data |
Melakukan penelitian KPMG yang menyatakan tumbuhnya minat perusahaan terhadap sistem manajemen risiko untuk stabilitas keuangan. |
|
Hasil penelitian |
Hasil penelitian ini adalah diperlukannya sistem pengendalian internal dan instrumen manajemen risiko yang efektif, dimengerti, kemudian dapat dengan mudah menerapkannya serta mengidentifikasi risiko yang sebenarnya ada di dalam suatu perusahaan sehingga tercapai stabilitas keuangan yang baik. Untuk membentuk sistem manajemen risiko berkualitas tinggi di suatu perusahaan, maka penting untuk merancang dan menyediakan periode adaptasi tertentu untuk bekerja dalam kondisi baru. Pengembangan sistem manajemen risiko mengandaikan penampilan di semua tingkat sistem manajemen informasi dari spesialis dalam manajemen risiko yang memahami kekhasan metode manajemen risiko. Maka jelas bahwa instrumen manajemen risiko dan pengendalian internal sangat berpengaruh terhadap stabilitas keuangan dalam suatu perusahaan. |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar